Pages

Wednesday, 11 February 2015

MENIKAH, BUKAN SEKEDAR CINTA


1. Pernikahan itu bukan sekedar mengenai cinta tapi yg utama adalah komitmen
2. Betapa banyak pernikahan yang rusak karena yang diperbarui hanyalah
cinta bukan komitmen
3. Pernikahan akan makin berkah jika komitmen makin menguat meski
cinta menurun bahkan lenyap
4. Cinta itu wilayah rasa. Sementara komitmen wilayah logika. Rasa
boleh berkurang namun logika harus selalu menguat dalam pernikahan

5. Logika memahami bahwa pernikahan adalah taqdir. Dan menjalaninya
dengan syukur dan sabar adalah Ibadah
6. Komitmen kita dalam pernikahan diukur sejauh mana komitmen kita
dengan Allah. Sebab akad nikah dan syahadah sama-sama dikenal sebagai
'ikatan yg kokoh'
7. Allah pengikat jiwa antar pasutri. Sehingga rayuan mesra kepada
istri pun tak bisa menjaga keutuhan pernikahan jika hubungan kepada
Allah tak dipelihara
8. Penyelesaian utama pada saat konflik pernikahan adalah penyelesaian
komitmen bukan cinta. Sebab cinta tak bisa dipaksakan. Tapi komitmen
bisa dikuatkan
9. Perbaikan komitmen pernikahan yakni menyadari bahwa akad nikah
adalah janji kepada Allah untuk memuliakan istri dan anak. Kelak akan
ditagih
10. Bertahan dalam sebuah pernikahan meski tanpa cinta tapi karena
komitmen saat akad menunjukkan integritas lelaki sholih
11. Penguatan komitmen pernikahan dimulai dari penguatan syahadah
dengan ibadah kepada pemilik hati yakni Allah SWT
12. Sebab pernikahan bukan sekedar pelampiasan cinta dan syahwat. Tapi
implementasi dari syahadah yakni ibadah.
13. Pernikahan yg tak ada aktivitas ibadah di dalamnya, lebih tepat
disebut perkawinan. Kambing, kerbau dan sejenisnya juga bisa
melakukannya
14. Itulah kenapa jika sekedar utk 'kawin' maka pernikahan tdk butuh
komitmen tapi obat kuat dan minuman suplemen
15. Dalam pernikahan yg tidak didasari komitmen namun mengagungkan
cinta maka tampilan fisik itu paling utama.
16. Wajar, rasulullah menjadikan faktor agama sebagai yg utama dalam
merencanakan pernikahan. Sebab hanya orang-orang beragama yg siap
berkomitmen
17. Maka saat konflik rumah tangga melanda, tak perlu cari seribu satu
cara untuk tumbuhkan cinta. Fokuslah kepada penguatan aqidah sebaga
fondasi perbaruan komitmen
18. Cinta akan terajak dan makin tumbuh tatkala komitmen makin
menguat. Sebab cinta adalah makhluk Allah yang hadir atas perintah
dariNya
19. Jika ‘terpaksa’ berpisah adalah konsekuensi dari aqidah. Bukan
karena cinta yang pupus sudah. Sebab takkan berkumpul dalam sebuah
rumah antara ahlul ibadah dan ahlul ma’siyah
20. Semoga rumah tangga kita senantiasa diikat karena Allah bukan atas
paras cantik dan sebab kemewahan dunia.
by : bendri jaisyurrahman (twitter : @ajobendri)

0 comments :

Post a Comment